Pembalap Alvin Bahar Kepincut Honda Civic Type R

Pembalap Alvin Bahar Kepincut Honda Civic Type R

Kehadiran Honda Civic Type R terbaru sempat menarik perhatian pembalap nasional Alvin Bahar. Bagaimana tidak, performa dari mobil sport berpenggerak roda depan yang menjadi tercepat di Sirkuit Nurburgring ini membuat Alvin ingin segera memesannya di tahun depan.

Di samping performa, Alvin mengaku tertarik dengan teknologi yang disisipkan pada Civic Type R terbaru. Ditemui di sela-sela acara peresmian R Club d Tangerang, Alvin mengaku lebih menekan pada desain Civic Type R yang mampu digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. Di mana hal tersebut menjadi yang pertama bagi Honda untuk varian Type R.

“Performanya udah tidak diragukan. Sebenarnya yang saya soroti bukan performanya. Ini Type R pertama yang disisipkan teknologi daily use. Type R yang sebelumnya lebih ke sirkuit saja,” ucap Alvin.

Alvin pun meyakini mobil ini akan sangat mumpuni jika dijajal di Sirkuit Sentul. Pasalnya, dengan keluaran tenaga dari mesin 2.0L turbo mencapai 306 hp dengan torsi 400 Nm, mobil ini mampu melesat dengan cepat. Ditambah dengan penguatan kestabilan, menjadikannya dapat dikendalikan lebih baik.

“Kecepatan tinggi udah enggak usah khawatir, karena kestabilannya sudah ditingkatkan,” jelas Alvin.

Hanya saja apabila Ia diberikan kesempatan untuk menggunakan Civic Type R terbaru di gelaran balapan, Ia tetap akan melakukan pengubahan komponen suspensi, guna meningkatkan kestabilan.

“Kalau diikutin balapan paling ganti shockbreaker aja udah cukup. Saya yakin bisa menang. Enggak perlu diotak-atik yang lain- lain lagi,” tutup Alvin.

Dampak Buruk Terlalu Sering Mencuci Mobil di Musim Hujan

Dampak Buruk Terlalu Sering Mencuci Mobil di Musim Hujan

Intensitas hujan yang meningkat membuat banyak pemilik kendaraan berpikir untuk lebih sering mencuci kendaraan mereka dibandingkan bulan-bulan sebelumnya agar kendaraan mereka terus terlihat bersih.

Berdasarkan data yang Carmudi dapatkan, terjadi peningkatan pengunjung yang mencuci kendaraan mereka di berbagai lokasi pencucian kendaraan selama musim hujan berlangsung. Peningkatan pengunjung tersebut melonjak sekitar 20-30 persen bila dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Pertayaannya, apakah kebiasaan masyarakat mencuci kendaraan mereka lebih sering di musim hujan tersebut benar?

“Untuk sebagian pemilik kendaraan, musim hujan berarti lebih sering mencuci kendaraan mereka. Sepanjang dilakukan secara benar dan tidak dilakukan terlalu sering, hal tersebut sah-sah saja. Mencuci mobil menyeluruh sebaiknya hanya dilakukan seminggu sekali,” ujar Co-Founder Carmudi Indonesia, Gunnar Rentzsch.

Untuk sehari-hari, lanjut dia, pemilik kendaraan cukup mengelap body kendaraan yang basah agar tidak lembab. “Masih banyak masyarakat yang kurang memahami bagaimana cara merawat kendaraan yang benar di musim penghujan,” tambah dia.

Carmudi mencari informasi dari montir beberapa dealer dan bengkel rekanan dan mereka mengatakan sebaiknya tidak mencuci mobil terlalu sering. Pada musim penghujan, sempatkan untuk mencuci mobil maksimal seminggu sekali di rumah, dan bawa kendaraan minimal sekali dalam sebulan ke tempat pencucian mobil terdekat untuk dicuci secara menyeluruh.

“Jangan terlalu sering mencuci mobil, dan sebaliknya jangan membiarkan kendaraan tidak dicuci dalam jangka waktu lama setelah terkena hujan. Jika mobil terus menerus terkena air maka akan membuat body ataupun mesin menjadi lembab. Keadaan tersebut membuat karat dan jamur singgah di kendaraan,” ujar Umar, montir dari salah satu bengkel dan dealer rekanan Carmudi.

Air hujan dan kotoran yang menempel di rongga sasis dan komponen-komponen suspensi, lanjut Umar, bisa mengakibatkan oksidasi pada besi, yang menimbulkan karat. “Jamur yang timbul oleh butir air hujan yang menempel pada mobil membuat cat mobil terlihat kusam dan cukup susah untuk mengembalikan cat mobil yang kusam,” kata Umar.

Pencucian menggunakan lift hidrolis dapat menjadi solusi untuk membasmi permasalahan musiman tersebut. Namun, kata Umar, tidak disarankan untuk melakukan pencucian dengan lift hidrolis terlalu sering karena dapat membuat komponen suspensi mobil melemah.

“Pada saat mobil diangkat, sistem suspensi dan kemudi mobil dalam kondisi menggantung dapat mengganggu kestabilan mobil karena spooring dan balancing dapat berubah. Mencuci mobil menggunakan lift hidrolis disarankan maksimal dua kali dalam sebulan,” tambah dia.

Musim penghujan ini memang menjadi momok bagi pemilik kendaraan. Tips mudah yang dapat dipraktekkan agar kendaraan tetap terawat adalah luangkan waktu untuk sekedar membasahi dan mengelap mobil 15 menit setelah mobil kehujanan.

Selain itu, pilih sampo mobil yang busanya tidak terlalu banyak karena busa yang banyak justru berdampak buruk untuk warna cat mobil. Sampo mobil hanya digunakan jika mobil benar-benar kotor.

“Tips terakhir, rajinlah cek kebersihan engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin dan lainnya karena bagian-bagian inilah penyakit mulai mudah timbul mengingat air hujan atau bekas cucian sering tertinggal,” tambah Umar.

Tips Perawatan Mobil Di Musim Hujan

Tips Perawatan Mobil Di Musim Hujan

Negara indonesia merupakan salah satu negara yang terletak tepat di sepanjang garis khatulistiwa yang menyebabkan indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Apalagi di daerah-daerah yang termasuk daerah pegunungan atau daerah dataran tinggi seperti kota Bandung dan kota Bogor, hamper setiap hari kota-kota tersebut diguyur hujan, kadang deras kadang juga Cuma gerimis.

Hujan sendiri dipandang sebagai suatu tanda keberkahan dari sang Maha Kuasa. Kepercayan tersebut dianut oleh sebagian masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa jika hari itu turun hujan, maka orang-orang akan percaya bahwa hari itu adalah hari keberuntungan. Bagi masyarakt keturunan Tionghoa Hujan juga merupakan tanda keberuntungan, maka jangan heran apabila masyarakat Tionghoa kerap menyelenggarakan festival Hujan sebagai salah satu tanda syukur kepada Tuhan.

Mungkin ada benarnya juga bahwa hujan merupakan tanda keberuntungan. Dengan turunnya hujan maka cuaca akan menjadi sejuk. Dengan turunnya hujan, maka anak-anak kecil bisa bermain hujan-hujanan. Dengan turunnya hujan berarti pedagang bakso akan kebanjiran orderan.

Namun, dibalik keberkahan dan keberuntungan tersebut, ternyata turunnya hujan juga menjadi tanda malapetaka, khususnya bagi anda yang berkendara di tengah-tengah hujan deras. Selain jalanan menjadi licin, dan jarak pandang menjadi menipis, air hujan yang mengandung garam mampu membuat mesin mobil anda rusak. Makanya banyak kejadian mobil mogok akibat diguyur hujan deras.

Susah juga kan apabila anda mogok ditengah-tengah hujan deras. Makanya anda sebagai pemilik mobil harus selalu menjaga “kesehatan” mobil anda apalagi di saat musim hujan begini. Nah, untuk itu anda harus mempelajari tips perawatan mobil di musim hujan berikut :

Tips perawatan mobil di musim hujan Cuci dan Bilas Mobil Anda

  1. Ketika anda sedan berada di tengah-tengah perjalanan dan pada saat itu juga hujan deras mengguyur mobil anda, jangan panic, tetap lah tenang hingga anda sampai ke tempat tujuan anda.
  2. Sesampai nya di tempat tujuan, anda harus segera membilas mobil anda dengan air bersih. Bilas dengan alat cuci mobil yang berkualitas, dan bilas hingga merata, sampai air (hujan) dan kotoran menghilang.
  3. Bersihkan mobil anda dengan benar, pastikan semua bagian-bagian mobil anda dicuci dengan bersih.
  4. Setelah selesai membilas, keringkan mobil anda dengan cara lap dengan kain kanebo kering. Lap hingga kering jangan sampai ada noda basah yang tertinggal.

 

Tips perawatan mobil di musim hujan Periksa Sistem Komponen Mobil anda

  1. Perika Suspensi

Hal ini bertujuan untuk mengetest apakah mobil anda dapat melaju dengan prima di jalanan yang basah dan licin.  Bila perlu anda harus pergi ke bengkel mobil terpercaya di kota anda untuk memeriksa lebih rinci.

  1. Periksa Wiper

Tes apakah wiper dapat berfungsi untuk menyeka air pada kacang mobil anda. terkadang wiper tidak bisa berfungsi optimal dikarenakan system penggerak yang tidak merespon atau karet wiper yang perlu diganti.

  1. Periksa Sistem Pengapian

Periksa kondisi koil dan platina, serta pastikan juga kondisi busi harus dalam keadaan bersih tanpa kotoran dan debu, periksa juga kemungkinan adanya elektroda yang aus dan terbakar. Pastikan pada system kelistrikan tidak ada bekas air hujan yang menetes hingga menyebabkan konsleting pada system kelistrikan mobil

  1. Periksa dynamo Starter

Memeriksa dynamo starter adalah bagian terpenting, karena system ini lah yang berfungsi pertama kali saat mobil distarter. Apabila mobil tidak bisa di starter atau susah di starter maka ada kemungkinan air hujan telah membuat kerusakan yang cukup parah pada dynamo starter mobil anda.

  1. Selalu siapkan P3K

Kita tidak pernah tahu kejadian apa yang menimpa kita, apalagi berkendara ditengah hujan lebat. Resiko kecelakaan akan meningkat ketika berkendara di jalanan yang licin, dan jarak pandang yang terhalang kabut.